
MEDIA24.COM – Warga Kota Bekasi ternyata hidup di daerah rawan kebakaran, tapi fasilitas pemadam kebakaran masih sangat minim. Dari total 12 kecamatan, hanya 3 kecamatan yang punya pos damkar: Bekasi Timur, Bekasi Barat, dan Pondok Melati.
Fakta ini diungkap Anggota DPRD Kota Bekasi, Dariyanto. Ia mendesak Pemkot Bekasi segera membangun pos damkar di seluruh kecamatan.
“Warga banyak mengusulkan pos pemadam kebakaran. Minimal setiap kecamatan ada satu pos, jangan tunggu ada korban dulu,” kata Dariyanto.
Dariyanto menegaskan, sebagai daerah rawan kebakaran, Bekasi butuh fasilitas damkar yang memadai agar api bisa cepat dipadamkan dan tidak menimbulkan kerugian besar.
Data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi mencatat, 152 kasus kebakaran terjadi hanya dalam enam bulan terakhir,
“Penyebab kebakaran beragam, mulai dari korsleting listrik, sampah, gas, faktor alam, hingga human error,” kata Kabid Disdamkarmat Kota Bekasi, Namar Naris.